Kandang ayam telur galvanis celup panas diolah dengan teknologi galvanisasi celup panas, yang memiliki karakteristik tahan korosi, masa pakai panjang, hemat ruang, meningkatkan kepadatan pengembangbiakan, mengurangi pergerakan ayam, dan konsumsi energi rendah.
Kandang Ayam Petelur 4 Tingkat 5 Pintu
Keunggulan Kandang Ayam Petelur 4 Tingkat 5 Pintu Galvanis Celup Panas adalah sebagai berikut:
Pertama, keuntungan kandang ayam petelur
Pertama, pengembangbiakan kandang multi-lapis meningkatkan kepadatan pakan dibandingkan dengan pengembangbiakan di tanah datar, dan tingkat pemanfaatan kandang ayam tinggi.
Kedua, mudah dalam pengelolaan mekanisasi, memperluas skala pembiakan, meningkatkan hasil, menghemat tenaga kerja, dan mengurangi intensitas tenaga kerja.
Yang ketiga adalah mengurangi aktivitas ayam petelur, mengurangi kebutuhan pemeliharaan, dan menghemat pakan.
Keempat, ayam yang dikandang tidak bersentuhan dengan kotoran untuk mengurangi penyebaran parasit, E. coli, salmonella, dll.
Kelima, kandang ayam higienis dan bersih, mudah dikelola;
Keenam, dibandingkan dengan peternakan datar, ayam lebih mudah diamati.
Ketujuh, kotoran ayam bersih, sehingga meningkatkan tingkat pemanfaatan kotoran ayam.
Teknologi Kandang Ayam Petelur
1. Beli kandang ayam
Kandang tiga lapis dengan tingkatan penuh cocok untuk peternak, dan setiap kandang dapat menampung 3-4 ekor ayam. Kandang tiga lapis seperti ini, kotoran ayam dapat langsung ditaruh, tidak perlu memasang papan pembawa kotoran dan alat pembuang kotoran, sangat cocok untuk penggunaan ayam dalam skala besar. Kandang ayam tersedia di pasaran dan dapat dipasang dan digunakan setelah dibeli.
2. Keranjang pada waktu yang tepat
Ayam yang siap diternak harus dipindahkan ke kandang petelur sejak usia 17-18 minggu, sehingga mereka memiliki cukup waktu untuk membiasakan diri dengan lingkungan baru sebelum dimulainya produksi dan pulih dari stres migrasi sesegera mungkin. Sebelum ayam yang akan dipelihara dimasukkan ke dalam keranjang, ayam yang sakit, lemah, dan dipatuk, yang prolaps, dan pincang harus dipilih dan dibesarkan dalam satu kandang atau disingkirkan.
3. Pemberian makan
Ayam petelur yang dikandang umumnya diberi pakan majemuk atau konsentrat dengan harga penuh yang dibeli dari pasar, yang dipasok dalam bentuk bubuk kering, dan vitamin serta elemen jejak yang cukup harus ditambahkan ke pakan tersebut. 1-2 minggu sebelum dimulainya farrowing, diet harus diubah dari diet ayam yang akan dikawinkan menjadi diet ayam petelur, dan cara pemberian diet adalah ad libitum, yang dipertahankan hingga puncak produksi telur. Untuk mengurangi pemborosan pakan, setiap pakan tidak boleh melebihi 1/3 dari kedalaman bak. Selain itu, ayam petelur yang dikandang harus diberi makan grit secara teratur, setiap 100 ekor ayam, 250-350 gram grit per minggu. Grit harus berupa pasir yang tidak larut, sebaiknya kerikil granit yang dihancurkan, dan ukurannya harus dapat dimakan. Jumlah grit harus diberikan dalam waktu 1 hari. Jika cangkang granular telah ditambahkan ke dalam diet, grit dapat dibiarkan tidak diberikan atau dikurangi. Jangan berikan grit dalam jumlah yang tidak terbatas, karena ini akan menyebabkan kekakuan. Ayam petelur yang dikandang harus diberi air minum bersih yang cukup.
4. Manajemen
Pertama, ventilasi harus baik. Kepadatan ayam yang dikandang tinggi, dan suhu tubuh ayam tinggi, sekitar 41 derajat, metabolismenya kuat, pada saat yang sama, semakin tinggi suhu kandang ayam, semakin banyak uap air yang dihembuskan oleh ayam, ditambah air yang diuapkan oleh bak dan kotoran ayam, kelembaban relatif di dalam kandang juga lebih tinggi. Untuk tujuan ini, perlu memasang peralatan pembuangan yang baik untuk memastikan bahwa udara di dalam kandang segar dan kelembaban relatif yang sesuai dipertahankan.
Yang kedua adalah menjaga berat badan selama masa bertelur. Ayam yang dikandang memiliki tingkat aktivitas yang rendah dan cenderung menambah berat badannya selama bertelur. Namun, ketika nafsu makan rendah pada hari-hari yang panas, usahakan untuk menjaga ayam tetap kenyang dan menjaga berat badan ayam petelur. Jika berat badan ayam petelur terlampaui secara signifikan, pembatasan pemberian pakan yang tepat harus diterapkan selama fase bertelur. Jika berat badan turun, itu menunjukkan bahwa pemberian pakan tidak mencukupi dan jumlah pakan harus ditingkatkan.
Ketiga, pemotongan paruh pada waktu yang tepat. Pemotongan paruh dilakukan pada ayam umur 6-8 hari. Pemotongan paruh mencegah ayam mematuk dan menghemat pakan.
Keempat, suhu harus sedang. Suhu yang paling cocok untuk ayam petelur adalah 8-28 derajat. Hal ini diperlukan untuk mencegah sengatan panas dan mendinginkan serta menjaga kehangatan dari udara dingin.
Kelima, pencahayaan yang wajar, pencahayaan buatan harus dilakukan, sehingga ayam petelur memiliki 16 jam cahaya alami dan pencahayaan setiap hari. Waktu menyalakan dan mematikan lampu dari cahaya buatan harus ditetapkan untuk menjaga cahaya tetap stabil, jika tidak, itu akan mengurangi hasil produksi ayam. Keenam, jaga kebersihan dengan baik. Kotoran, peralatan makan, dan kandang ayam yang sering harus didisinfeksi secara teratur untuk mencegah terjadinya epidemi.
|
Barang |
Spesifikasi |
|
Kandang Ayam Petelur |
Level: 4 tingkat 5 pintu Kandang : 8 buah kandang Panjang Kandang: 200CM Setiap ukuran kisi: 50*45CM Kapasitas: 160 ayam Ukuran: 200*220*190cm Berat: 109kg Volume Paket: 0.4CBM |






Tag populer: Kandang ayam petelur 4 tingkat 5 pintu, Produsen, pemasok, pabrik kandang ayam petelur 4 tingkat 5 pintu di Cina






